TOPUPBERITA - Polrestabes Surabaya mulai menguak motif Syaifur Rizal alias Ijang dan Muhammad Ari alias Mat membunuh Ester Lilik Wahyuni. Ester merupakan pemilik jasa laundry. Dua pelaku merupakan karyawannya.
Dari hasil penyidikan diketahui aksi keji itu dipicu persoalan gaji dan pinjaman uang yang tak kunjung diberikan korban kepada kedua karyawannya. Katanya kedua tersangka sudah tidak digaji selama 7 hari. Tapi nanti kami dalami lagi soal gaji itu, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan di Mapolrestabes Surabaya.
Dijelaskan, berdasarkan pengakuan para tersangka, korban menjanjikan pembayaran upah setiap minggu. Namun belum sempat memenuhi janjinya, korban sudah terlibat cekcok dengan kedua tersangka.
Keduanya pun protes. Meski memang belum sempat bekerja sebulan penuh, Ijang dan Mat merasa sudah menjalani pekerjaan selama 10 hari.
Ijang geram dengan tingkah korban yang ingkar janji. Dia mengaku hanya digaji sebesar Rp 20 ribu. Padahal saya sudah seminggu lebih bekerja. Begitu pula dengan Mat. Dia merasa tidak pernah mencuri ponsel dan dompet milik korban. Mat mengaku sudah menanyakan hal itu kepada Ijang. Saya tanya ke teman saya ini. Kamu nyolong HP-nya Bu Ester.
Cekcok semakin panas. Akhirnya Mat melancarkan niatnya menghabisi nyawa Ester. Dibantu Ijang, Mat memukul berkali-kali di bagian kepala, dada, dan leher hingga korban lemas tak sadarkan diri.


EmoticonEmoticon